HIV Testing in Balimedika – FAQ

Bagaimana caranya melakukan tes HIV

Buat kamu yang baru pertama kali datang untuk tes HIV, kamu akan diminta mengisi form pendaftaran untuk biodata pasien. Setelah mengisi form, kamu akan masuk ke ruang dokter untuk melakukan pemeriksaan. Untuk Pemeriksaan HIV, kamu  akan diambil darahnya sebanyak 3 cc. Setelah itu kamu akan menunggu hasil tes HIV kamu akan dikonseling terlebih dahulu. Kamu bisa bertanya tentang HIV dan AIDS, cara penularannya, cara pencegahannya dan periode jendela sambil menunggu hasilnya keluar. Butuh waktu 30 menit sampai 1 jam untuk mengetahui hasil tes HIV.

Tes HIV apa yang digunakan

Kami menggunakan tes HIV antibodies Rapid tes generasi ke 3 sesuai dengan pedoman tes HIV yang dikeluarkan oleh kementerian kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Darah kamu akan diambil serumnya terlebih dahulu, kemudian akan di tes dengan tes HIV Rapid tes pertama sesuai pedoman yang di keluarkan Kemenkes, apabila hasilnya non Raektive artinya pada saat ini tidak ada antibodi HIV. Nanti pada saat penyampaian hasil akan diberitahukan oleh konselor atau dokter apakah kamu hasilnya benar negatif atau ada dalam periode jendela dan tes harus diulang kembali 3 bulan lagi.

Apabila hasil Rapid tes pertama Positif maka akan dilakukan tes konfirmasi lagi dengan 2 Rapid tes lagi yang berbeda. Yaitu Rapid tes 2 dan Rapid tes 3, semua ketentuan ini sudah ditetapkan oleh Kemenkes. Apabila kedua tes konfirmasi ini hasilnya positif maka itu artinya ditemukan antibodi HIV dalam tubuh kamu dan artinya kamu positif HIV.

Bagaimana kalo hasil tes HIV saya positif

Jika hasil tes kamu positif, sangat disarankan untuk segera mungkin mendapatkan pengobatan untuk ARV, tanpa memandang sudah berapa lama terinfeksi atau ada tidaknya gejala dalam tubuh kamu atau berapa CD4 kamu pada saat itu. Kamu bisa juga melakukan tes Viral load untuk mengetahui jumlah virus HIV dalam darah sebelum memulai pengobatan.

Semakin cepat mendapat pengobatan ARV semakin baik.

Sebelum memulai pengobatan ada pemeriksaan laboratorium yang harus kamu lakukan antara lain fungsi ginjal, fungsi hati, screening untuk TB silahkan berkonsultasi dengan dokter kamu mengenai pemeriksaan yang perlu dilakukan sebelum memulai ARV.

Konselling

Pada saat kamu melakukan tes kamu akan di konseling oleh konselor kami, ada beberapa macam konseling. Konseling pra tes: konseling yang diberikan sebelum tes HIV dilakukan untuk menggali pengetahuan kamu tentang HIV, cara penularan dan pencegahannya. Juga digali tentang faktor faktor resiko tertular HIV seperti penggunaan jarum suntik, berhubungan sex tanpa menggunakan kondom dan lain lain. Konseling pasca tes konseling pada saat membuka hasil tes, konseling ini untuk menjelaskan apakah tes negatif benar negatif atau masih dalam periode jendela atau hasil tes kamu positif dan memberi SUPPORT moral. Langkah langkah apa yang harus dilakukan agar kamu tetap negatif tes HIV nya ke depan dan apabila positif langkah langkah apa yang harus dilakukan.

Support group

Kelompok dukungan sebaya, di Bali Medika kami mempunyai support group untuk orang orang yang HIV positif. Untuk kamu yang merasakan perlu dukungan kami akan menawarkan dan mengajak untuk bergabung dengan teman teman yang sudah positif. Di wadah ini bisa berbagi cerita tentang apa pengalaman dan hambatan yang dirasakan mungkin teman teman lain sudah pernah mengalami bisa berbagi pengalamannya dengan yang lain.

 

Info Tes HIV Gratis

Info Test HIV Biaya

You might also like