Syphilis – FAQ

Apa itu syphilis?
Syphilis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang ditularkan  melalui bakteri penyebab syphilis. Jika tidak diobati dengan baik dan benar, syphilis bisa menyebabkan komplikasi jangka panjang yang serius. Gejala syphilis pada orang dewasa terbagi dalam beberapa stadium. Istilah yang digunakan dalam pembagian stadium ini antara lain primer, sekunder, laten dan  syphilis lanjut.

Apakah saya perlu khawatir dengan syphilis ?
Kasus Syphilis Sekarang jumlahnya meningkat terus diantara Gay, Biseksual atau laki laki yang berhubungan sex dengan laki laki lainnya (LSL). Meningkatnya jumlah kasus syphilis ditandai dengan tingginya tingginya kasus HIV positif dengan ko-infeksi  syphilis dan masih tingginya aktivitas seksual yang beresiko seperti tidak menggunakan kondom, berganti ganti pasangan dan penggunaan obat Obatan perangsang sex dan narkotika.

Adanya laporan banyak kasus syphilis yang menyerang mata pada LSL. Ocular syphilis / syphilis pada mata  terjadi apabila syphilis menyerang mata  dan bisa menyebabkan kebutaan secara permanen. Masalah kesehatan yang bisa diakibatkan oleh syphilis pada orang dewasa dapat berakibat fatal, tapi karena syphilis juga menimbulkan gejala luka pada organ seksual seseorang maka menyebabkan seseorang mudah terinfeksi HIV.

Bagaimana saya bisa tertular  syphilis?

Semua orang yang aktif secara seksual bisa terkena  syphilis. Syphilis  menular dari seseorang ke orang lain melalui kontak langsung dengan luka syphilis / syphilis sore. Pada laki laki luka syphilis biasanya ada pada organ seksual bagian luar, anus atau rektum.  Luka syphilis bisa juga ada di bibir atau rongga mulut.

Pada gay, biseksual atau LSL perlu diketahui kamu bisa tertular syphilis pada Saat anal sex, oral sex atau sex pervaginam.  Kadang kadang luka syphilis ada pada bagian bagian yang tidak tertutup oleh kondom jadi kamu masih bisa tertular oleh syphilis apabila kontak dengan luka tersebut, walaupun kamu sudah menggunakan kondom. Kamu tidak akan tertular syphilis apabila kontak dengan benda seperti toilet duduk, pegangan pintu, kolam berenang, hot tubs, bathtubs, memakai baju yang sama atau menggunakan alat makan yang sama.

Apa gejala dari  syphilis ?

Syphilis  dikenal dengan “the great imitator”  karena banyak sekali gejala yang bisa ditimbulkan, kadang kadang menyerupai gejala penyakit lainnya.  Luka syphilis yang timbul pada awalnya sering kali kamu tidak menyadari karena tidak disertai dengan rasa sakit sama sekali, seringkali kita mengira ini adalah karena infeksi habis mencukur rambut kemaluan, luka karena terjepit retsleting  atau luka luka alergi yang sepele. Ini merupakan gejala dari syphilis stadium primer. Bercak bercak merah yang timbul pada stadium sekunder yang tidak menimbulkan rasa gatal sama sekali pada telapak tangan atau kaki, atau diseluruh tubuh kamu atau pada tempat tempat tertentu saja. Kamu bisa juga tertular syphilis dengan gejala yang sangat ringan atau tanpa gejala sama sekali.

Stadium Primer
Gejala yang khas adalah muncul luka syphilis satu atau  single chancre sebagai tanda dari stadium primer atau bisa juga berupa luka yang berkelompok. Luka syphilis biasanya tebal , berbatas tegas dan tidak nyeri. Luka ini muncul pada bagian dimana bakteri syphilis masuk pertama kali.  Bisa ada pada bagian bagian yang sulit untuk dilihat seperti vagina atau anus. Luka tersebut akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3 sampai 6 minggu dengan atau tanpa pengobatan.  Apabila kamu tidak mendapatkan pengobatan yang baik dan benar maka akan berkembang menjadi stadium sekunder.

Stadium Sekunder
Bercak bercak merah Atau Lesi pada membran mukosa (pada mulut, vagina atau anus) merupakan tanda dari stadium sekunder.  Pada stadium ini ditandai dengan timbulnya gejala merah pada bagian tertentu dari tubuh atau beberapa bagain dari tubuh. Bercak merah pada kulit yang diasosiasikan dengan syphilis biasanya timbul setelah luka syphilis menghilang atau beberapa minggunya.  Bercak merah biasanya tidak terasa gatal.  Bercak bercak merah yang khas biasanya terlihat pada telapak tangan dan kaki. Kadang kadang bercak merahnya tipis sekali atau tidak kelihatan sama sekali. Ciri khas lainnya adalah munculnya condyloma lata, Lesi besar, meninggi berwarna abu abu atau putih dan tebal  biasanya timbul di daerah yang lembah seperti mulut, sekitar ketiak atau lipatan paha. Kadang kadang disertai dengan demam, pembesaran kelenjar getah bening, sakit tenggorokan, rambut rontok, sakit kepala, berat  badan menurun, nyeri pada otot dan rasa lelah. Gejala yang ditimbulkan. Pada syphilis sekunder akan hilang dengan sendirinya dengan atau tanpa pengobatan, tapi penyakit akan berkembang ke arah stadium laten atau stadium lanjut.

Stadium Laten dan Lanjut
Stadium laten atau tersembunyi dari syphilis muncul setelah stadium primer dan sekunder dari syphilis menghilang. Tanpa pengobatan, seseorang yang terinfeksi syphilis akan mengidap syphilis walaupun tidak ada gejala atau tanda sama sekali pada orang tersebut. Early latent syphilis adalah infeksi syphilis yang terjadi kurang dari 12 bulan. Late latent syphilis adalah syphilis yang terjadi selama lebih dari  12 bulan. Stadium laten dari syphilis bisa terjadi dalam beberapa tahun.
Stadium lanjut dari syphilis bisa terjadi pada 15% orang yang tidak mendapatkan pengobatan syphilis yang benar dan biasanya muncul 10 – 20 tahun setelah infeksi pertama terjadi. Pada stadium lanjut dari syphilis, syphilis akan merusak organ dalam, termasuk otak , saraf , mata, jantung , pembuluh darah, hati, tulang dan sendi. Gejala dari syphilis lanjut antara lain susahnya mengkoordinasikan gerakan otot, timbul kelumpuhan, tidak terasa apa apa, pelan pelan menjadi buta dan dementia. Kerusakan ini mungkin menjadi serius dan menimbulkan kematian.

Neurosyphilis
Syphilis sudah menyerang sistem saraf pada berbagai stadium dari syphilis dan akan menimbulkan gejala yang sangat bervariasi sekali, dari tidak ada gejala sama sekali, sakit kepala, perubahan perilaku dan gangguan gerak yang tampak seperti gangguan saraf seperti Parkinson’s atau penyakit Huntington’s. Invasi yang terjadi pada sistem saraf inilah yang dikenal dengan “neurosyphilis”.

Banyakkah kasus syphilis pada LSL?
Antara tahun 2013 dan 2014, angka yang dilaporkan pada kasus syphilis primer dan sekunder adalah sekitar 15%. Pada tahun 2014, 83% laki laki yang dilaporkan mengidap syphilis baik primer atau sekunder  pernah berhubung sex baik dengan Gay, biseksual atau laki laki yang berhubungan sex dengan laki laki lainnya.

Bagaimana mencegah agar tidak tertular oleh  syphilis?
Satu satunya cara agar tidak terinfeksi oleh syphilis atau infeksi menular seksual lainnya adalah dengan cara  tidak berhubungan seksual melalui anal, oral atau vagina.

Kalau kamu masih aktif secara seksual, aktivitas berikut akan mengurangi resiko kamu tertular syphilis: setia selalu dengan satu pasangan kamu dan kamu dan pasangan kamu melakukan tes IMS dan hasilnya negatif. Gunakan selalu kondom saat berhubungan sex, kondom melindungi kamu kontak langsung dengan luka syphilis. Kadang kadang luka syphilis muncul pada bagian yang tidak tertutupi oleh kondom, jadi kamu masih bisa terinfeksi syphilis jika kontak dengan luka ini walaupun sudah menggunakan kondom.

Bagaimana caranya saya tahu kalo saya terinfeksi syphilis?
Satu satunya cara untuk mengetahui kamu terinfeksi syphilis atau tidak adalah dengan cara melakukan tes syphilis melalui darah.  Kebanyakan pria yang terinfeksi syphilis tidak mempunyai gejala apapun selama bertahun tahun, yang pastinya mempunyai dampak yang tidak baik terhadap kesehatannya jika tidak mendapatkan pengobatan. Sayangnya juga apabila ada gejala pada stadium awal, berupa luka syphilis yang tidak nyeri  pada stadium awal syphilis yang tidak disadari oleh penderita. Orang yang tidak sadar kalo dia terinfeksi mungkin dia sudah menyebarkannya ke orang lain.

Bagaimana dokter akan tahu kalo saya terinfeksi syphilis?
Berbicaralah dengan dokter tentang riwayat seksual kamu dan tanyakan apakah kamu perlu untuk melakukan tes untuk syphilis atau tidak. Jika kamu adalah seorang laki laki yang berhubungan sex dengan laki laki yang lain , dan/ atau HIV positif, dan/atau mempunyai pasangan positif HIV  kamu harus melakukan tes Syphilis secara teratur .

Apa hubungannya HIV dan syphilis?
Orang yang terinfeksi syphilis juga kemungkinan besar terinfeksi HIV, atau kemungkinan terinfeksi HIV di kemudian hari.

Ini dikarenakan luka syphilis memudahkan virus HIV masuk kedalaman tubuh kamu. Kamu mungkin mudah terinfeksi HIV karena perilaku yang sama dengan untuk tertular IMS, apabila kamu tertular IMS resiko kamu tertular HIV juga tinggi.

Apakah syphilis bisa disembuhkan?
Iya, syphilis bisa disembuhkan dengan pengobatan yang tepat oleh petugas kesehatan. Tapi bagaimana pun juga pengobatan tidak akan memperbaiki kerusakan yang sudah diakibatkan.

Apabila saya sudah diobati, apakah saya masih bisa tertular lagi?
Apabila kamu sudah pernah terinfeksi syphilis bukan berarti kamu tidak akan bisa terinfeksi lagi. Walaupun Setelah kamu baru saja sembuh dengan pengobatan, kamu masih bisa terinfeksi lagi. Hanya melalui pemeriksaan laboratorium yang bisa mengkonfirmasi kamu sembuh atau terinfeksi baru. Melakukan follow up secara rutin setelah pengobatan sangat direkomendasikan untuk mengetahui pengobatan kamu berhasil atau tidak.
Karena luka syphilis kadang kadang tersembunyi pada daerah vagina, anus dibawah kulit yang tidak disunat atau di mulut, kadang kadang kita tidak bisa mengetahui apakah pasangan kita menderita syphilis atau tidak. Kecuali kamu tahu bahwa semua pasangan kamu sudah pernah tes untuk syphilis  dan sudah diobati denga benar, kamu mungkin saja tertular syphilis lagi dari pasangan yang tidak terdiagnosa dan terobati.

You might also like