Gonorrhoea / Kencing Nanah – FAQ

Kencing Nanah atau gonorrhea. Apa itu?

Adalah infeksi yang terjadi di penis kamu (urethra), anal (rectum), tenggorokan atau mata kamu yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae.

Bagaimana bisa tertular?

Gonorrhoea ditularkan melalui hubungan seksual secara anal baik kamu sebagai top nya atau bottom nya, oral sex dan saat daerah anus kamu dirangsang baik dengan jari atau fisting dengan tangan dengan orang yang terinfeksi. Menyentuh penis yang terinfeksi atau anus yang terinfeksi kemudian menyentuh penis kamu sendiri, anus kamu atau bagian dari mata kamu, kamu bisa tertular gonorrhoea.

Apa gejala dan tanda?

Seringkali adalah tidak ada gejala sama sekali, terutama untuk daerah anus dan tenggorokan. Meskipun demikian gejala yang dirasakan bisa berupa rasa kering atau sakit pada tenggorokan, rasa gatal dan nyeri saat akan BAB, atau cariran berwarna bening atau kuning dari penis dan rasa nyeri saat kencing. Infeksi pada tenggorokan bisa juga mengeluarkan lendir walaupun gejala ini jarang terjadi. Gejala ini biasanya muncul 2 sampai 10 hari setelah terpapar.

Testing

Gonorrhoea biasanya didiagnosa dengan tes kencing dan juga dengan memeriksakan cairan yang di swab dari bagian anus dan tenggorokan. Jadi sebaiknya kamu tidak buang air kecil setidaknya satu jam sebelumnya sebelum melakukan pemeriksaan.

Bisakah diobati?

Kencing nanah bisa disembuhkan dengan mudah dengan antibiotika. Sebaiknya tidak melakukan kontak seksual setidaknya satu minggu dan pastikan untuk melakukan pemeriksaan kembali seminggu setelah pengobatan untuk memastikan sudah sembuh.

Bagaimana cara mencegahnya?

Gunakan kondom pada saat berhubungan sex baik secara anal, bagian yang tertutup oleh kondom akan terlindungi. Pada bagian yang tidak tertutup oleh kondom masih bisa kemungkinan terjadi penularan gonorrhoea. Hal ini bisa juga ditularkan melalui oral sex atau bila kamu menyentuh bagian yang terinfeksi kemudian menyentuh penis, anus atau mata kamu.

Gonorrhoea & HIV

Infeksi HIV bisa saja membuat gejala dan komplikasi yang lebih serius pada gonorrhoea / kencing nanah. Dan juga ada penelitian yang menunjukan hubungan antara gonorrhoea dan progresifitas penyakit HIV.

Beberapa kasus nyeri sendi berat atau severe arthritis berhubungan dengan gonorrhoea dilaporkan terjadi pada orang dengan HIV positif. Dilaporkan juga kasus keratoconjunctivitis, atau proses inflamasi yang berat pada membran selaput mata yang menutupi seluruh permukaan mata.

Infeksi Gonorrhoea juga akan meningkatkan jumlah virus HIV pada cairan semen atau sperma. Ini artinya resiko untuk tertular HIV menjadi lebih besar lagi melalui anal sex.
Gonorrhoea, khususnya yang terjadi pada daerah anal akan menyebabkan terjadi inflamasi daerah anal, ini akan menyebabkan orang dengan HIV negatif bisa dengan mudah tertular virus HIV.

Untuk informasi lebih hubungi kami.

You might also like