HIV dan Olahraga

Dengan riwayat kesehatan yang berbeda dan pengobatan yang dibutuhkan berbeda, tidak ada pasien HIV positif  yang sama. Tapi ada satu hal yang sama untuk semua pasien HIV positif yaitu sama sama membutuhkan olah raga agar mereka tetap sehat dan fit . Bukan hanya olah raga baik untuk kesehatan secara umum, olah raga juga dapat membantu mencegah atau mengembalikan ke arah yang normal komplikasi yang ditimbulkan oleh infeksi HIV dan pengobatan HIV, termasuk didalamnya perubahan lemak tubuh dan peningkatan berat badan dan pengaruh lainnya seperti meningkatnya kadar kolesterol, triglyceride dan kadar gula darah dalam tubuh.

“I am HIV Positive, So What?: A World Champions Fight Story of Pradipkumar, HIV positive men - Bronze Medallist Mister World

Olah raga akan memberikan manfaat seperti:

  •    Meningkatnya kekuatan struktur tulang, masa otot dan kekuatan tubuh
  •    Meningkatkan daya tahan tubuh dan kekebalan tubuh , juga jantung dan paru paru
  •    Meningkatkan nafsu makan, memperbaiki pola tidur , level energy dan nafsu seksual meningkat

Olahraga apa yang baik?

Secara umum ada 2 jenis olah raga:

  1.  Cardiovascular,  seperti lari atau jalan kaki, jantung dan paru paru kamu akan terpompa, akan membantu mengontrol berat badan kamu dan membakar lemak tubuh kamu.
  2.  Strength training, seperti latihan berat beban atau resistance, akan membantu membentuk otot tubuh kamu dan kekuatan otot kamu.

Lakukan kedua duanya adalah sangat ideal. Tapi jika kamu melakukan salah satunya saja sudahlah cukup asalkan dilakukan secara teratur.

Bagaimana memulai program olahraga?

konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kamu, perawat atau petugas kesehatan lainnya sebelum memulai olah raga yang kamu pilih. Khususnya pada kamu yang mempunyai riwayat keluarga dengan masalah jantung, kesulitan nafas dan sakit kepala yang sering.

Pilihlah aktifitas yang paling kamu suka. Tiap orang tentu akan berbeda. ada yang suka olah raga di pagi hari, pada waktu makan siang atau di malam hari. Ada orang yang suka berkeringat seorang diri, ada yang suka melakukan olah raga sebagai team atau dengan teman di gym. Pastikan kamu memulai pada level yang sesuai dengan kamu silahkan konsultasi terlebih dahulu.

Seberapa sering saya harus berolah raga?

Untuk cardio, coba untuk meningkatkan denyut jantung kamu meningkat sekitar  tiga sampai 5 kali seminggu setiap 20 sampai 60 menit . Banyak aktifitas yang bisa kamu lakukan antara lain: jalan bersama binatang peliharaan kamu contohnya anjing, jogging, berenang, sepeda, hiking, dancing, aerobics classes dan lain lainnya. Jika kamu tidak bisa berbicara dengan teman kamu pada saat melakukan aktifitas ini maka artinya kamu terlalu keras melakukan olah raga itu mulai kurangi pelan pelan, namun apabila kamu bisa melakukannya sambil bernyanyi artinya olah raga kamu terlalu santai mulai tingkatkan intensitasnya. Di tempat fitnesakan tersedia bergbagai alat yang bisa kamu manfaatkan dan kamu gunakan. Tapi jika kamu di rumah ada banyak alat juga yang bisa kamu manfaatkan seperti dumbel atau a kamu bisa juga melakukan push up, sit ups dan squats  dimana saja.

Apakah Olahraga aman?

Iya aman sekali, tetapi yang terpenting kamu tahu batas kemampuan kamu. Olahraga yang berlebihan akan membuat stres jantung kamu, dan kehilangan masa otot kamu dan menyebabkan rasa capek yang berlebihan. Memaksakan diri kamu terlalu keras – mengangkat beban terlalu berat tanpa memperhatikan kemampuan dan postur dan posisi tubuh kamu akan menyebabkan cedera. Untuk mengurangi resiko idera dan mencelakai diri sendir ada baiknya kamu melakukan peregangan dan pemanasan sebelum memulai aktifitas olah raga dan peregangan dan cool down setelahnya.

Jangan lupa tidur yang cukup: makan makanan yang sehat dan bergizi, minum air putih yang cukup sebelum, selama dan sesudah berolah raga  dan dengarkan tubuh kamu _ tubuh kamu akan menginformasikan ke kamu kapan waktunya untuk slow down, tingkatkan olah raga kamu atau istirahat jika kamu merasa tidak dalam kondisi fit.

Quick Tips

Fitness adalah lifelong commitment. Berikut ada beberapa tips yang membantu kamu agar tetap termotivasi.

  1. Informasikan ke dokter dan petugas kesehatan kamu tentang olah raga yang kamu lakukan secara rutin, termasuk apa yang kamu lakukan dan seberapa sering.  Perhatikan apakah terjadi perubahan pada berat badan kamu dan hasil laboratorium kamu dan apabila dokter kamu tersenyum itu artinya hasil kerja keras kamu tercapai .
  2. Lakukan aktifitas yang berbeda beda supaya kau tidak cepat bosan. Ikut kelas aerobic sesekali setiap minggu atau menggunakan sepeda statis. Lakukan aktifitas diluar ruangan bila cuaca mendukung. Jogging di pantai atau taman,atau berenang sesekali.
  3. Jalan kaki adalah aktifitas olah raga yang paling gampang dan paling mudah dilakukan. Penelitian menunjukan walaupun hanya berjalan selama 30 menit saja setiap hari akan meningkatkan kesehatan kamu secara berarti.
You might also like